RB

Reformasi birokrasi merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencapai good governance dan melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan dan sumber daya manusia aparatur. Melalui reformasi birokrasi, dilakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintah yang efektif dan efisien. Reformasi birokrasi menjadi tulang punggung dalam perubahan kehidupan berbangsa dan bernegara

Area Manajemen Perubahan

Manajemen perubahan di lingkungan Fakultas Pertanian UHO dilakukan dengan menerapkan unsur-unsur manajemen dalam segala bentuk pelayanan, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, 

pelaksanaan sampai pada monitoring dan evaluasi. Perubahan yang diharapkan adalah terciptanya budaya kerja yang positif dan produktif bagi pengelola Fakultas Pertanian dengan prinsip melayani, bersih dan akuntabel, efektif dan efisien. Manajemen perubahan Fakultas Pertanian juga menjadi pondasi dalam melahirkan output tridharma perguruan tinggi yang bermutu, serta manfaatnya dapat dirasakan baik oleh pengelola dan terutama semua pengguna layanan Fakultas Pertanian. Program dan kegiatan pengembangan fakultas lahir dari proses perencanaan bersama dari semua sub unit, selanjutnya dilakukan pengorganisasian dan pelimpahan tugas sesuai fungsi masing-masing dengan menetapkan target-target yang terukur, realistis, sistematis, dan kejelasan waktu pencapaian. Pelaksanaan program dan kegiatan masing-masing bidang/sub unit dipantau langsung melalui pelaporan kinerja tri wulan. Hasil pelaporan selanjutnya menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kinerja Fakultas Pertanian.

Area deregulasi kebijakan

Deregulasi kebijakan menjadi hal yang sangat penting dalam upaya peningkatan mutu pelayanan dan kinerja Fakultas Pertanian. Segala bentuk kebijakan mesti rasional, terukur dan mampu dijalankan 

sesuai dengan sumberdaya yang ada. Kebijakan sebelumnya yang tidak lagi relevan dengan tuntutan terkini harus menjadi perhatian utama untuk dilakukan perubahan-perubahan. Kebijakan-kebijakan baru terutama untuk mendorong kinerja pelayanan telah tertuang dalam Renstra Fakultas Pertanian tahun 2020-2024 dan ditindaklanjuti dalam Standar Operasional Prosedur. Kebijakan-kebijakan di Fakultas Pertanian tentu berpijak pada kebijakan Pusat, baik Perundang-Undangan atau Peraturan KemdikbudRistekdikti maupun kebijakan di Universitas Halu Oleo agar meminimalisasi tumpang tindihnya kebijakan. Demikian pula pengelola dalam menjalankan kebijakan yang ada memiliki kekuatan dan dasar yang jelas.

Area penataan dan penguatan organisasi

Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja secara proporsional dan pelayanan menjadi tepat fungsi dan tepat ukuran, maka Fakultas Pertanian membangun tata laksana dan penguatan organisasi melalui 

pembinaan dan penganggaran yang memadai. Penataan diawali dengan pembentukan tim Audit Mutu Internal (AMI) Fakultas Pertanian, dimana tim ini bertugas melakukan monitoring dan evaluasi secara periodik (semester), dan memberikan rekomendasi-rekomendasi guna peningkatan mutu pelayanan serta adanya rencana tindak lanjut jika dalam pelaksanaan monev ada temuan-temuan yang perlu ditindaklanjuti. Sementara dari sisi penganggaran, telah dilakukan dengan memperhatikan kesesuaiannya dengan jumlah program fakultas yang direncanakan setiap tahunnya.

Area penataan tatalaksana

Tata laksana Fakultas Pertanian dalam pelayanan dilaksanakan dengan sistem, proses dan prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien, terukur dan sesuai dengan prinsip-prinsip good governance. Semua bentuk 

pelayanan di tingkat fakultas dan jurusan/program studi dilakukan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan, sehingga setiap pelayanan memberikan output yang jelas. Meskipun demikian, Fakultas  Pertanian tetap membuka diri dalam menerima segala masukan-masukan dari para stakeholder yang dilakukan melalui survey kepuasan pengguna layanan Fakultas Pertanian.

Area penataan sistem manajemen SDM aparatur

Fakultas Pertanian telah mencanangkan program pengembangan SDM pengelola menuju SDM berintegritas, netral, kompeten, kapabel, profesional, dan berkinerja tinggi. Beberapa tenaga kependidikan telah 

diikutsertakan dalam pelatihan peningkatan kinerja pelayanan. Demikian pula tenaga pendidik/dosen, semuanya didorong untuk meningkatkan profesionalitas dan kapabilitas melalui pelaksanaan tridharma terutama penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan bidang masing-masing, dengan menyediakan fasilitas laboratorium dan sarana penunjangnya.

Area penguatan akuntabilitas

Fakultas Pertanian selalu berupaya mendorong pengelola di semua sub bidang untuk lebih berkinerja dan mampu mempertanggungjawabkan kinerjanya sesuai dengan segala sumber yang 

dipergunakannya. Rapat evaluasi kinerja tri wulan telah diprogramkan, melalui rapat ini semua sub unit mempertanggungjawabkan kinerjanya termasuk menyampaikan permasalahan pelayanan yang dihadapi.

Area penguatan pengawasan

Fakultas pertanian memiliki pedoman pengawasan yang jelas sehingga tercipta pengelolaan yang berkualitas, bersih dan bebas dari prilaku korupsi, kolusi dan nepotisme. Disamping pegawasan yang 

dilakukan di tingkat Universitas, juga dilakukan di internal fakultas yakni pada masing-masing sub unit. Pengawasan dilakukan pada setiap sub unit melalui Audit Mutu Internal. Pelaksanaan pengawasan tersebut dilakukan lebih pada pembinaan, sehingga antara yang diawasi dan mengawasi merasa saling membutuhkan dan memiliki tujuan bersama.   

Area penguatan kualitas pelayanan publik

Fakultas Pertanian memiliki komitmen yang tinggi untuk mewujudkan pelayanan prima kepada semua stakeholders. Fakultas Pertanian mendorong penguatan kualitas pelayanan yang lebih cepat, nyaman, aman, 

jelas, dan terjangkau serta menjaga profesionalisme para petugas pelayanan atau tenaga kependidikan. Olehnya itu, beberapa layanan telah dilakukan dengan berbasis Teknologi informasi.

ROAD MAP

© Hak Cipta 2021 – Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo